MANAJEMEN OBAT

PENCATATAN DAN PELAPORAN PEMAKAIAN OBAT DI PUSKESMAS BONTOMARANNU KAB. GOWA

Pengelolaan obat di sektor pemerintah yang di biayai melalui beberapa sumber dana, hingga saat ini belum dapat memenuhi kebutuhan obat di unit-unit pelayanan kesehatan. Selain faktor dana, ketidak cukupan obat-obatan tersebut dipengaruhi pula oleh berbagai masalah pada beberapa aspek pengelolaan obat.

Baca selebihnya »

PERANAN PETUGAS SANITASI

MENURUNKAN ANGKA KEJADIAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI DESA PALLANGGA WILAYAH PUSKESMAS KAMPILI KEC. PALLANGGA KAB.GOWA PROVINSI SULAWESI SELATAN

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Eluruh wilayah indonesia mempeunyai resiko penularan penyakit ini karena nyamuk penularannya adalah Adedes aegepty tersebar luas di seluruh pelosok tanah air. Kasusnya cenderung meningkat dan semakin luas penyebarannya sejalan dengan meningkatnya mobilitas dan kepadatan penduduk. Penyakit DBD ditemukan pertama kali di Surabaya dan jakarta pada tahun 1968, kemudian pada tahun 1972/1973 mewabah lagi di Jakarta, Surabaya, Semarang, Padang dan Bali (Suroso,1996). Sejak pertama kali ditemukan jumlahnya menunjukkan peningkatan baik dalam jumlah maupun luas wilayah yang terjangkit dan secara sporadis selalu terjadi kejadian luar biasa (KLB) sertiap tahun.

Baca selebihnya »

PENGETAHUAN DAN TINDAKAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN JAMBAN KELUARGA

Masalah penyehatan lingkungan pemukiman khususnya pada pembuangan tinja merupakan salah satu dari berbagai masalah kesehatan yang perlu mendapatkan prioritas. Penyediaan sarana pembuangan tinja masyarakat terutama dalam pelaksanaannya tidaklah mudah, karena menyangkut peran serta masyarakat yang biasanya sangat erat kaitannya dengan prilaku, tingkat ekonomi, kebudayaan dan pendidikan.

          Baca selebihnya »

Efek buruk “internet” pada sebagian pekerja kantoran

Zaman yang serba canggih ini siapa sih yang gak tahu internet? Berbagai kemudahan untuk menjamah dunia internetpun ditawarkan mulai dari warnet, wifi gratisan, operator internet murah, pasang speedy di kantor/ di rumah dan lainnya.
Internet adalah perpustakaan tanpa batas yang memberi kemudahan bagi kita untuk mencari berbagai informasi dan pengetahuan yang belum kita ketahui. Inilah sebabnya banyak orang tua yang memberi dukungan kepada anak-anak mereka untuk mencari pegetahuan dan berbagai informasi di internet.
Internet juga di anggap sebagai lahan emas oleh sebagian besar para profesional. Sudah menjadi rahasia umum banyak yang sukses dari internet. Banyak yg dapat job, ilmu, bahkan pacar dan lainnya.

Baca selebihnya »

PEMUTAKHIRAN DATA PROFIL KESEHATAN TINGKAT NASIONAL TAHUN 2009

Sebuah Pemikiran Untuk Pengembangan Sistem Informasi Cepat

Dilatar belakangi oleh kinerja sistem informasi kesehatan yang dinilai kurang cepat dalam menyediakan data dan informasi yang dibutuhkan pimpinan sampai kepada keakuratan data yang dipertanyakan. Meningkatnya komitmen pimpinan terhadap pentingnya data dan informasi diharapkan adanya suatu sistem yang dapat memberikan informasi cepat yang dibutuhkan tentunya mengenai masalah kesehatan.

Baca selebihnya »

Kepadatan Penduduk Sulsel Per km2 Tahun 2008

Provinsi Sulawesi Selatan terletak di jazirah selatan Pulau Sulawesi, yang beribukota di Makassar terletak antara 0°12’ – pddkkm088° Lintang Selatan dan 116°48’ – 122°36’ Bujur Timur. Secara administratif berbatasan dengan Provinsi Sulawesi Barat di sebelah utara,  Teluk Bone dan Sulawesi Tenggara di sebelah timur, batas sebelah barat dan timur masing-masing adalah Selat Makassar dan Laut Flores.

Luas wilayah Provinsi Sulawesi Selatan tercatat 45.519,24 km2 yang secara administrasi pemerintahan terbagi menjadi 20 kabupaten dan 3 kota, dengan 296 kecamatan dan 2.946 desa/kelurahan. Kabupaten Luwu Utara merupakan kabupaten terluas dengan luas 7.502,68 km2 atau luas kabupaten tersebut merupakan 16,48% dari seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Sedangkan Sulawesi Selatan, 42% dari luas seluruh pulau Sulawesi atau 4,1% dari luas seluruh Indonesia.

Penduduk Sulawesi Selatan berdasarkan Biro Dekonsentrasi Bagian Kependudukan Pemprov. Sulawesi Selatan pada tahun 2008 berjumlah 7.874.439 jiwa yang tersebar di 23 kabupaten/kota, dengan jumlah penduduk terbesar yakni 1.265.521 jiwa (16,07%) mendiami Kota Makassar. Tingginya tingkat pertumbuhan penduduk di Kota Makassar dimungkinkan karena terjadinya arus urbanisasi dari daerah lainnya di Sulawesi Selatan terutama untuk melanjutkan pendidikan, disamping daerah ini merupakan pusat pemerintahan dan konsentrasi kegiatan ekonomi.

Kepadatan penduduk per km2 di Sulawesi Selatan rata-rata 173 jiwa/km. Kota Makassar merupakan kabupaten/kota terpadat (7.200 jiwa/km2), menyusul Kota Parepare (1.201 jiwa/km2) kemudian Kota Palopo (842 jiwa/km2) –> warna merah. Sedangkan kab/kota dengan tingkat kepadatan penduduk terendah yaitu kab. Luwu Timur (34 jiwa/km2), Luwu Utara (39 jiwa/km2) dan Enrekang (94 jiwa/km2) –> warna hijau. Tujuh belas (17) kabupaten lainnya rata-rata mempunyak tingkat kepadatan penduduk antara 100-500 jiwa/km2 yaitu Selayar Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto, Takalar, Gowa, Sinjai, Maros, Pangkep, Barru, Bone, Soppeng, Wajo, Sidrap, Pinrang, Tator dan Luwu–> warna kuning. Secara jelas dapat dilihat pada peta di atas.

Seminar & Lokakarya Pelayanan Kesehatan Gratis

Pemantapan dan pengembangan

Program Pelayanan Kesehatan Gratis Tahun 2009

Clarion Hotel & Convention Makassar, 19 Mei 2009

IMG0401ATanggal 19 mei 2009 bertempat di Hotel Clarion Makassar Sulawesi Selatan, Dinas kesehatan Propinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan seminar dan lokakarya pemantapan dan pengembangan program pelayanan kesehatan gratis 2009. Acara tersebut di buka secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan H.Syahrul Yasin Limpo. Kurang lebih 200 peserta hadir dari seluruh instansi Kabupaten dan Kota se Provinsi Sulawesi Selatan yang terdiri dari, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur Rumah Sakit RSWS, Kepala Rumah sakit,Kepala UPT Pusat dan Daerah, serta beberapa sektor terkait dengan kesehatan gratis.

Baca selebihnya »

Medical Check Up & Pap Smear “Gratis” bagi Peserta Askes

dokterSehubungan dengan ditetapkannya program “Sehat bersama askes” sebagai wujud kepedlian terhadap pelayanan kesehatan, PT.Askes (Persero) Cabang Makassar bekerjasama dengan RS Pelamonia akan melaksanakan pelayanan pemeriksaan medical check up dan pap smear kepada peserta askes sosial (PNS) secara gratis yang pelaksanaannya dimulai tgl 24 April s/d 30 Juni 2009.

Baca selebihnya »

Umur perokok lebih pendek

rokok (5)Siapa yang masih menyangsikan bahaya dari merokok? Jika Anda termasuk salah satunya, ada baiknya membaca informasi berikut. para peneliti dengan gamblang menjelaskan bahwa umur perokok memang lebih pendek!

Sebuah penelitian yang dilakukan dari tahun 1974 di Norwegia terhadap 54.075 partisipan menunjukkan bahwa penyakit-penyakit cardiovaskular yang menyebabkan kematian sangat berpengaruh karena kebiasaan merokok, seperti yang detikhot kutip dari health24, Kamis (14/5/2009).

Pada penelitian, partisipan dibagi menjadi beberapa kelompok. Yaitu kelompok perokok pasif, bekas perokok, perokok ringan (1-10 batang perhari), perokok sedang (10-20 batang perhari), dan perokok berat (lebih dari 20 batang perhari).

Hasil yang cukup mencengangkan adalah 45% pekokok berat pria dan 33% perokok berat perempuan, mengalami kematian pada kisaran umur 30 tahun.

Merokok juga mengakibatkan seseorang terkena penyakit jantung atau cardiovaskular. Sebanyak 21% laki-laki perokok berat terjangkit penyakit ini. Sedangkan perokok berat 11% perempuan terjangkit penyakit cardiovaskular pada umur 30 tahun.

Ayo matikan rokok Anda sekarang! (Sumber: Detikhot)

Terobosan Pendanaan Bagi Pelayanan Kesehatan Masyarakat Miskin Sulsel

”Program  Kesehatan Gratis Sebagai Pilihan”

IMG0397ABerita salah satu surat kabar lokal di Makassar ada ungkapan menarik Menteri Kesehatan RI. Ibu Fadhilah Supari, menyentil Pemerintah Daerah Jawa Barat  , menyoroti anggaran kesehatan untuk daerahnya yang begitu kecil sementara saat kampanye pemilihan kepala daerah begitu bersemangat dalam menebar janji-janjinya untuk memperhatikan kesehatan rakyatnya dengan jargon pelayanan dan pengobatan gratis untuk Rakyat Jawa Barat. Bagaimana mungkin program tersebut dapat terwujud sementara alokasi dana dari pemerintah daerah untuk kesehatan sangat kecil,  kata Ibu Menteri.

Baca selebihnya »

Cegah penyebaran “flu babi”

Walaupun wawancara Menkes RI Siti Fadilah Supari di TV pada malam Rabu, 28 April 2009 mengatakan bahwa kemungkinan virus H1N1 tidak akan mampu hidup di daerah tropis seperti Indonesia, sedangkan H1N1 biasanya hidup di daerah empat musim (kecuali pada saat musim semi dan panas). Namun demikian, tetap diupayakan pencegahan penyebaran virus H1N1 (flu babi).

Baca selebihnya »

Waspada dengan penyakit “nosokomial”

Rumah sakit berfungsi sebagai tempat pengobatan penyakit, tetapi juga merupakan sumber dari berbagai jenis penyakit, sehingga kerap diingatkan agar anggota masyarakat tidak membesuk pasien yang tengah dirawat inap dengan membawa anak kecil, karena kondisi bakteri yang berterbangan di lingkungan rumah sakit sangat membahayakan orang sehat.

Baca selebihnya »

Refleksi ” Satu Tahun Pelayanan Kesehatan Gratis Di Sulsel”

Jangan Belenggu Energimu Untuk Menggratiskan Kesehatan !

img0376a1 Hari senin tanggal 13 april 2009 Kantor Dinas Kesehatan mendadak hiruk pikuk kedatangan tamu istimewa, Gubernur Sulawesi Selatan ( H. Syahrul Yasin Limpo) berkunjung dalam rangka silaturahmi dengan segenap karyawan dan karyawati Dinas kesehatan provinsi Sulawesi Selatan. Kunjungan ini berkenaan dengan satu tahun pelaksanaan program unggulan Sulawesi Selatan yakni ”Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Rakyat Sulsel”.

Baca selebihnya »

Mengatasi “tidur mendengkur”

Mendengkur merupakan masalah tidur yang bisa dialami pria dan wanita. Meskipun umum terjadi, mendengkur tetap saja mengganggu terutama pada teman tidur. Mendengkur saat tidur terkadang hanya dianggap sepele, hanya karena kelelahan saja. Padahal, kebiasaan mendengkur menunjukkan adanya masalah dalam hal kesehatan.
Jika dilihat dari frekuensinya, mendengkur merupakan sebuah gangguan tidur yang bisa menimbulkan baik konsekuensi medis maupun sosial.
“Pernah pada suatu waktu, saya tidur sama teman di daerah, bunyi dengkurannya bukan main, sangat menggangu, saya tidak dapat tidur dibuatnya. Telinga saya sudah ditutup dengan bantal, tetapi masih saja kedengaran bunyi dengkurannya”. Karena tidak tahan mendengarnya, saya membangunkannya kemudian menyuruhnya miring, setelah itu baru saya dapat tidur.
Ingin tahu cara menghentikan dengkuran? Ada beberapa cara sederhana yang bisa anda lakukan.
Baca selebihnya »

Pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG) di Luwu Utara

lutra

Sistem Informasi Geografis (SIG) adalah paket perangkat keras dan lunak komputer, data geografis dan personil, yg didesain untuk menghimpun, menyimpan, memperbarui, memanipulasi, menganalisis, dan menampilkan berbagai bentuk informasi dengan referensi geografis.

Sistem ini terdiri dari perangkat keras (mis. komputer dan printer), perangkat lunak (mis. ArcView, MapInfo, Atlas GIS, ArcInfo, peta digital, data program yang akan digarap dalam SIG, personil yg menjalankan sistem dan seluruh prosedur seperti pengumpulan, penyimpanan, pengelolaan, pemutakhiran, analisis, pembuatan model, dan presentasi penyajian data.

Pelatihan SIG ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kab. Luwu Utara pada tanggal 14 s/d 16 April 2009 di hotel Natural Masamba yang diikuti oleh seluruh pengelola data puskesmas, kepala puskesmas serta Kepala Seksi lingkup Dinas Kesehatan Kab. Luwu Utara. Sedangkan narasumber, antara lain saya, A. Sofyan, SKM, M.Kes dan Andri S.Si.

Baca selebihnya »

Perlukah Balai Data dan Informasi Kesehatan di Daerah ?

Sebagai dasar yang kuat untuk membentuk Balai data & informasi kesehatan di daerah adalah dengan adanya pedoman teknis pengorganisasian Dinas Kesehatan Daerah sesuai surat keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 267/Menkes/SK/III/2008. Pedoman Teknis Pengorganisasian Dinas Kesehatan Daerah sebagaimana tersebut digunakan sebagai acuan bagi Pemerintah Daerah dalam penataan organisasi Dinas Kesehatan Daerah. Dalam keputusan ini jugaditegaskan bahwa “Untuk tugas-tugas yang tidak dapat ditampung dalam organisasi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, seyogyanya dapat ditampung dalam organisasi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas, seperti urusan data dan informasi, urusan promosi kesehatan dan lain lain”.

Baca selebihnya »

Catatan Akhir Perjalanan Pengumpulan Data Profil Kesehatan 2008

”Pulau Selayar diantara Wakatobi dan Bau-Bau”

img0362aPerjalanan tim pencari fakta (Data Profil Kesehatan) Dinas kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan berakhir sudah di Kabupaten Selayar. Sebelumnya 22 Kabupaten dan Kota di sulawesi selatan telah terjalani selama 1 bulan lamanya, tepatnya minggu pertama dibulan Maret dan berakhir juga diminggu pertama dibulan April. Banyak cerita menyertai perjalanan kami tapi bukan tentang alam sekitar, kondisi lingkungan dan bangunan-bangunan di masing-masing daerah yang dikunjungi, bukan nikmatnya sajian kuliner yang hinggap dileher kami, karena hampir pasti mata kami tidak sempat untuk menatap semua itu, yang ada dibenak kami adalah bagimana memaksimalkan perolehan data yang ditargetkan 80 hingga 90 %. Mengatur strategi dengan membagi diri kemasing-masing bagian dan seksi untuk melengkapi data yang belum terpenuhi oleh pengelola data yang ada di kab/kota

Baca selebihnya »