Komponen lain pada sumber daya kesehatan yang paling penting adalah ketersedian sarana kesehatan yang cukup secara jumlah/kuantitas dan kualitas bangunan yang menggambarkan unit sarana pelayanan kesehatan yang bermutu baik bangunan utama, pendukung dan sanitasi kesehatan lingkungan. Unit pelayanan kesehatan dibagi atas beberapa kategori yaitu Puskesmas Pembantu (Pustu), Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Rumah Sakit Umum dan unit pelayanan tehnis kesehatan lainnya. Selain fasilitas pelayanan kesehatan tersebut juga dibangun dan dikembangkan fasilitas pelayanan berbasis masyarakat antara lain Pondok Bersalin Desa (Polindes).
- Puskesmas
Di Sulawesi Selatan pada tahun 2008, jumlah puskesmas tercatat sebanyak 395 unit dengan 1.286 puskesmas pembantu. Adapun rasio puskesmas per 100.000 penduduk sebesar 5,01 artinya rata-rata Puskesmas di Sulawesi Selatan melayani 20.000 penduduk sedangkan rasio Pustu terhadap Puskesmas yakni 3:1, artinya setiap 1 Puskesmas terdiri dari 3 Pustu.
Jumlah Puskesmas, Pustu dan Poskesdes berdasarkan Kab/Kota di Sulsel Tahun 2008
Bila dibandingkan dengan konsep wilayah kerja puskesmas, dimana sasaran penduduk yang dilayani oleh sebuah puskesmas rata-rata 30.000 penduduk, maka jumlah puskesmas per 30.000 penduduk di Sulawesi Selatan pada tahun 2008 rata-rata adalah 1,5. Ini berarti bahwa 30.000 orang rata-rata dilayani 1,5 puskesmas. Hal ini diharapkan puskesmas sudah dapat menjangkau penduduk sasaran di wilayah kerjanya.
Gambaran rasio puskesmas per 30.000 penduduk menurut kabupaten/kota dapat dilihat pada pada gambar berikut.
Gbr. Rasio Puskesmas per 30.000 penduduk berdasarkan kab/Kota di Sulsel 2008
Gambar 6 menunjukkan bahwa rata-rata 30.000 penduduk di Sulawesi Selatan dilayani satu puskesmas, terkecuali di Kota Makassar hanya 0,88. Hal itu berarti bahwa di Kota Makassar masih butuh 5 (lima) puskesmas. Namun kondisi tersebut tidak menjadi masalah karena masih bisa di antisipasi dengan adanya fasilitas pelayanan swasta baik rumah sakit dan klinik ataupun balai pengobatan.
- 2. Rumah Sakit
Pada tahun 2007 dan 2008, perkembangan jumlah rumah sakit (umum dan khusus) di Sulawesi Selatan cenderung relatif stabil. Adapun perkembangan jumlah rumah sakit (umum dan khusus) tersebut dapat dilihat pada tabel 3 berikut.
Jumlah Rumah Sakit menurut Jenis dan Status Kepemilikannyadi Sulsel Tahun 2007 dan 2008
Selain jumlah rumah sakit, untuk menggambarkan ketersediaan dan cakupan ketersediaan sarana pelayanan kesehatan bagi masyarakat perlu pula disajikan data jumlah tempat tidur rumah sakit dan rasio tempat tidur rumah sakit per 100.000 penduduk. Untuk tahun 2008, jumlah tempat tidur dan rasionya terhadap 100.000 penduduk tercatat sebanyak 4.038 tempat tidur dengan rasio sebesar 51 per 100.000 penduduk atau rata-rata setiap tempat tidur rumah sakit melayani 5.100 penduduk dalam setahun.
DIarsipkan di bawah: Uncategorized




Rumah sakit type apa yg paling banyak di wilayah anda.
Rumah sakit type B ada berapa jumlahnya dan bagaimana rasio rs type B tsb thd jmlh penduduk di wilayah anda tsb.
Terima Kasih
Salam