Rumah pada dasarnya merupakan tempat hunian yang sangat penting bagi kehidupan setiap orang. Rumah tidak sekedar sebagai tempat untuk melepas lelah setelah bekerja seharian, namun didalamnya terkandung arti yang penting sebagai tempat untuk membangun kehidupan keluarga sehat dan sejahtera. Rumah yang sehat dan layak huni tidak harus berwujud rumah mewah dan besar namun rumah yang sederhana dapat juga menjadi rumah yang sehat dan layak dihuni Rumah sehat adalah kondisi fisik, kimia, biologi didalam rumah dan perumahan sehingga memungkinkan penghuni atau masyarakat memperoleh derajat kesehatan yang optimal.
Di Sulawesi Selatan, berdasarkan laporan Bidang P2&PL Dinkes Provinsi Sulsel tahun 2004 persentase rumah sehat meningkat menjadi 63,34%, pada tahun 2005 meningkat lagi menjadi 64,29%, tahun 2006 mencapai 64,69% dan untuk tahun 2007 turun menjadi 55,49%, tahun 2008 meningkat lagi sebesar 68,54 %, kemudian di tahun 2009 menurun lagi menjadi 61,48%. Bila dibandingkan dengan target pencapaian IIS 2010 (80%) maka hal ini berarti masih terpaut 18,52 % dari target. Dengan demikian masih terus dibutuhkan upaya-upaya yang mengarah kepada peningkatan pencapaian rumah sehat.
Bila dibandingkan dengan rata-rata pencapaian di provinsi, maka masih terdapat 41,66% kab./kota yang pencapaiannya di bawah rata-rata provinsi. Adapun pencapaian persentase rumah sehat untuk masing-masing kab./kota, yang tertinggi di Kabupaten Tatatoraja (94,99%), sedangkan yang terendah di Kab. Selayar (20,35%). Hal ini tergantung dengan jumlah rumah yang diperiksa
Filed under: Uncategorized

