“PEMUDA” KESEHATAN 2008

Di penghujung tahun 2008, bulan Desember tanggal 4, telah berlangsung kegiatan “PEMUDA” (Pemutakhiran Data) Kesehatan antara Dinas Kesehatan Kab./Kota dengan Dinas Kesehatan Provinsi. Sebuah materi dari narasumber dinkes provinsi dalam hal ini disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Usaha: Bapak Dr. H. Muchlis Manguluang, MKes menyatakan perlunya pembaharuan dalam pengembangan SIK di Sulsel, kemudian disajikan pengalaman dari 4 kab./kota, masing-masing Kab. Jeneponto, Kab. Enrekang, Kab. Maros dan Kota Parepare.

Menarik apa yang disajikan oleh teman-teman kab./kota, dimana nampak saat ini bahwa SIK bukan lagi menjadi hal yang baru bagi mereka namun SIK sudah menjadi nafas kerja mereka. Ada kab./kota yang sudah pingin sama dengan kab./kota di luar Provinsi Sulsel, ada juga yang berupaya untuk menata lebih optimal internal unit kerja mereka lebih dulu, anyway.. teman-teman di kab./kota sudah mampu melihat kemampuan dan kelemahan mereka masing-masing dalam mengembangkan SIK.

Kondisi tersebut tentunya tidak terlepas dari peran teman-teman di tingkat provinsi. Berawal di tahun 2006, sebuah reformasi telah dilakukan, berkat kerjasama dengan kawan atau saudara kami Bpk Sjahrir Hannanu, kami masuk “dapur data”, mengenal lebih jauh bagaimana membangun sebuah struktur database dan cara kerjanya…sungguh suatu kerja luar biasa, Thanks so much pak Sjahrir….

Meskipun masih terdapat kelemahan dan kekurangan dalam mewujudkan sebuah sistem informasi kesehatan namun hasil yang nyata adalah bahwa teman-teman di kab./kota dapat terbuka cara berfikirnya tentang pengelolaan data dan penggunaan IT untuk mendukung pengolahan tersebut khususnya bagi teman-teman di puskesmas.

Hasil nyata yang sangat memiliki pengaruh yang besar adalah bagaimana teman-teman ingin menggunakan ICD X dalam membuat laporan penyakit namun…masih ada “tembok” yang menghalangi, masih ada yang beranggapan bahwa ICD X tidak dapat digunakan di puskesmas.. Wahai…..kawanku, tunjukkan kami dimana letak kekurangan dan kelebihan penggunaan ICD X secara konkrit, kalau bisa lengkap dengan contoh-contohnya deh!!! Mengapa ada puskesmas yang bisa gunakan ICD X padahal kondisi puskesmasnya juga mirip-mirip dengan puskesmas di Sulsel??? Mengapa juga masih ada yang pesimis dengan penggunaan kode tsb??? Masihkah kita menghargai sebuah Keputusan Menteri Kesehatan tentang penggunaan ICD X yang telah ditetapkan 10 tahun yang lalu (belum ada pembatalannya sampai saat ini) namun hingga saat ini tidak dapat kita laksanakan secara benar???

Terlalu sombong kita bila hanya bisa menyusun sebuah keputusan namun tidak mampu dilaksanakan, sadarkah kita bahwa sebuah keputusan yang dihasilkan tentunya menyangkut hajat hidup orang banyak???Sampai kapan kita akan bertahan dengan model pencatatan, pengumpulan dan pengolahan data yang belum dapat di standarisasi dengan negara-negara lain hanya karena “keegoisan” kita yang sebenarnya menunjukkan ketidakmampuan kita???bukankah suatu pekerjaan bila dikerjakan bersama-sama akan membuahkan hasil yang optimal, ingatlah pepatah “ringan sama dijinjing, berat sama dipikul” atau “bersatu kita teguh bercerai kita runtuh” (bukan bersatu kita teguh bercerai kawin lagi lho ya…ha..ha..ha).

Ok..lewat tulisan ini, saya ingin mengajak seluruh pencinta data, mari kita memahami pentingnya sebuah data, sadarilah bahwa pencatatan data yang keliru akan membuahkan informasi tidak benar dan akhirnya dapat menghasilkan keputusan yang salah..(garbage in garbage out). Change your mind about recording and reporting data… Allez-donnez!!!

3 Tanggapan

  1. INI ngomong sama siapa yah….kok anak panahnya menuju ke….ke…..bawah.
    hahaaa atao ke atas sono ????

  2. Petua kesehanannya mana….

  3. Ini ngomong buat ke atas dan ke samping fren..buat orang-orang yang selalu pesimis tentang data dan informasi…kacian na di’? sebuah kemajuan butuh pengorbanan fren, kami tetap berupaya menembus “tembok-tembok” tsb… “Kualleangi tallanga na toalia” yessss….rewako data!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: