“TOP TEN ANTI VIRUS 2009”

salim madjid

salim madjid

Hari Minggu Jam 11.30 Wita, boleh jadi menjadi hari yang teramat penting untuk menjadi catatan manis dalam sebuah buku agenda kerja saya, khususnya pekerjaan yang selalu berintraksi dengan Komputer, dominan memenuhi tugas-tugas kantor setiap hari. Pada kesempatan itu salah satu TV swasta (Metro TV) menyajikan acara dialog intraktif “ Life Style” dengan durasi waktu 30 menit bertajuk “Top ten Anti Virus 2009”.

Menghadirkan Nara Sumber seorang Personal Muda yang tidak ingat lagi namanya tapi yang sempat teringat, beliau dari Lembaga Riset Anti Virus Indonesia yang ternyata adalah sipembuat Anti Virus yang sangat akrab di telinga kita ” PC MEDIA”.

Secara gamblang beliau menjelaskan setiap pertanyaan dari Host metro TV, latar belakang munculnya Virus, siapa yang membuat dan apa yang di inginkan dari semua itu yang keberadaannya hanya merusak dan membuat keonaran di Muka Bumi ini khususnya di Dunia yang bernama Dunia Komputer, kemudian muncul Anti virus dengan berbagai jenis, lokal dan luar negeri untuk mengantisipasi kehilangan data yang di akibatkan Virus tersebut.

Obrolan tersebut kemudian menjadi menarik setelah bermunculan berbagai penelpon dari pemirsa di rumah dan di kantor yang kebetulan meniyimak acara tersebut. Beberapa penelpon yang sempat saya rekam saat itu adalah sebagai berikut :

1. Siapakah sebenarnya sipembuat Virus itu dan tujuan melakukan itu ?

Jawab:

Diluar negeri orang membuat Virus dijadikan sebagai profesi yang bisa menghasilkan financial yang cukup menjanjikan , artinya menjadi profesi yang di kelola secara profesional karena di ikuti dengan membuat Anti Virusnya, bagi konsumen bisa mendapatkan anti virus tersebut dengan terlebih dahulu menyiapkan sejumlah dana alias membeli. Di Indonesia 100 % terbalik, kebanyakan sipembuat Virus ini adalah “MAHASISWA”. Mahasiswa yang bertebaran di seluruh Nusantara ini dari berbagai lembaga Universitas bisa membuat Virus yang Ironinya itu dilakukan sebagai Ke Isengan dengan dalih Kreatifitas dan gawatnya lagi tidak di ikuti dengan membuat Anti Virusnya serta ditambah lagi dengan budaya Free (senang dengan yang geratisan), dimana masih sangat sedikit yang mengenal budaya membeli Anti Virus. Apalagi buku-buku pedoman membuat anti virus ini dapat dengan mudah di temui di toko-toko Buku. (lengkaplah sudah penderitaan ini !)

2. Kenapa bapak mengatakan kalau para pembuat anti virus itu kebanyakan dikalangan Mahasiswa ?

Jawab :

Di Lembaga Riset yang kami kelola sekarang, dalam hal ini PC. Media kami memiliki Data ,penelitian yang kami lakukan hasilnya setiap bulan dan tahun itu kami dapat mengetahui jumlah Virus yang masuk ke Indonesia baik Virus Luar Negeri maupun Virus Lokal. Virus Lokal ini ternyata selalu berkurang bahkan nyaris tidak ada yang masuk ketika Libur Kuliah, disitu kami berkesimpulan bahwa virus ini banyak di buat dari kalangan Mahasiswa, (untuk lebih jelasnya silahkan download ke Anti Virus.com).

3. Virus apakah yang paling berbahaya sekarang ?

Virus Lokal…..seperti saya katakan tadi bahwa virus-virus lokal ini yang dibuat oleh orang-orang yang mungkin bisa dikatakan tidak bertanggung jawab, cukup merepotkan kami dan jumlahnya banyak, sulit kami deteksi termasuk PC Media yang kami buat ini, kami teringat virus lokal yang bernama ”Aduhaiii” yang pernah muncul dan itu sangat menyulitkan dan kerusakan yang ditimbulkannya luar Biasa !

4. Bagaimana pemerintah dalam hal ini Polisi apakah tidak ada regulasi yang mengikat karena ini sudah menjadi kejahatan dan dampaknya sangat merugikan ?

Jawab :

Aturan itu sebenarnya ada tapi belum menyentuh sedikitpun, sebenarnya kita sangat mengharapkan itu, semoga saja kedepannya pemerintah mau melihat kenyataan ini.

5. Anti virus apakah yang paling baik untuk kita gunakan saat ini ?

Jawab :

Saya berani katakan bahwa tidak ada Anti Virus yang paling baik dan sangat efektif untuk menangkal virus di Komputer kita, sekali lagi dari semua Anti Virus yang ada tidak ada yang paling baik termasuk Anti Virus yang kami miliki, semua tergantung cara kita menggunakan komputer tersebut. Selama kita tidak pendai menggunakan komputer dengan baik maka selama itu berbagai virus akan masuk dan menggerogoti Data kita.

6. Kalau kenyataannya demikian, bagaimana cara menggunakan komputer dengan baik agar tidak kemasukan Virus ?

Jawab.

Preventif treatment …..

a. Back Up Data kita……jangan hanya menyimpan di satu tempat………

b. Selektif dalam tukar menukar data(transfer data) lewat benda yang bernama Flashdisk, minimalisir sekecil mungkin terutama budaya colok-mencolok di warnet dan berbagai fasilitas Internet lainnya.

c. Lakukan UPDATE secara teratur sesuai interval waktu yang ditetapkan

Semoga teman-teman yang sempat membaca tulisan ini, semakin ”SADAR VIRUS” dengan melakukan perubahan-perubahan prilaku dalam menggunakan komputer.

9 Tanggapan

  1. daeng salim, komiu pake antivirus apa sekarang ?

  2. he..he.. saya pakai kondom….
    maksud saya komputer diselimuti, jangan sampai plashdisk, Cd di colok masuk, kecuali anuku……

  3. saya pake AVG 8 ces,mau yang mana lagi, ituji yang terdekat, he he he

  4. Kita kebanyakan masih “PINGSAN” jadi belum bisa “SADAR” Virus gitu lhooo…

  5. Lalu top ten antivirus tahun duaribusembilan yang mana?😛
    Trus koreksi dikit, itu memang bener yach nomornya satu semua, ehehehee

    Salam Kenal dari ãñÐrî untuk empunya blog
    CU Arround..!

  6. Daeng Konke coba matikan autorun all drive, aman sedikit ….

  7. oh iya…maap lupa ngasi tau, sebenarnya ada, cuman saat tayang acara itu ga ngebahas urutannya sih, padahal intinya itu kan…kali aja mungkin karena para penelpon pada antusias, jadi nanyanya pada keinginan punya anti virus yang baik agar ga kena virus komputer dan cara penggunaan komputer yang baik…he..he..he ….tp bener2 saat itu ga menyinggung sedikitpun tentang urutan anti virus terbaik, maap juga nomernya 1 semua, terlalu semangat nulisnya, blum lagi buru2 karena acara tayangnya udh sehari lewatnya baru nulis dan ga dicatat gitu,jadi modal ingat2 aja di kepala, tapi intinya niat mau ngasi tau teman2 agar sadar virus aja ya….salam kenal

  8. Mau berbagi Info nih…..

    Kenapa dalam satu keluarga yang pola hidup, pola makan dan lingkungannya sama, namun bisa ada yang mudah sakit sementara yang lain tidak? Ada yang mudah kena penyakit seperti flu atau demam dan cepat sembuh, tapi ada pula yang lama sembuhnya.

    Apakah penyebabnya ?….

    Kesehatan kita dipengaruhi langsung oleh sistem imun. Sistem imun adalah sistem pertahanan tubuh terhadap penyakit yang terdiri lebih dari triliyunan sel-sel NK ( Natural Killer), yang jumlah berat totalnya kira-kira 1 kg
    (2,2 pons).

    Apa Itu sel NK ?…

    Sel NK (Natural Killer) adalah sel imun yang bertanggung jawab mencari dan memusnahkan sel-sel “jahat” asing yang tidak dikenali oleh tubuh, termasuk sel kanker dan sel yang terinfeksi serangan virus, bakteri, dll. Jika seseorang memiliki aktivitas sel NK kurang dari 20% maka akan beresiko mudah terserang penyakit atau kurang kekebalan tubuh dalam upaya sembuh dari penyakit.

    Dari penelitian, Transfer Factor [ TF ] yang diekstrak dari kolostrum dengan teknologi Nano Factor mampu meningkatkan aktivitas sel NK sebanyak 103%. dan campuran TF dengan bahan-bahan alami lain yang berada pada 6 tingkat pertama daftar bahan awal induk mampu meningkatkan sel-sel NK menjadi 283%-437%. Perlu diingat, TF sendiri bukan obat, namun TF akan melatih / mendidik dan merangsang sistem kekebalan tubuh seseorang untuk melawan dan mengatasi penyakit tersebut.

    Blog : http://4lifetransferfactorindonesia.wordpress.com

    Ryan & Kenny
    0818.0718.3888

  9. kepada 4lifetransferfactorindonesia makasih infonya…salam kenal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: