Catatan Akhir Perjalanan Pengumpulan Data Profil Kesehatan 2008

”Pulau Selayar diantara Wakatobi dan Bau-Bau”

img0362aPerjalanan tim pencari fakta (Data Profil Kesehatan) Dinas kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan berakhir sudah di Kabupaten Selayar. Sebelumnya 22 Kabupaten dan Kota di sulawesi selatan telah terjalani selama 1 bulan lamanya, tepatnya minggu pertama dibulan Maret dan berakhir juga diminggu pertama dibulan April. Banyak cerita menyertai perjalanan kami tapi bukan tentang alam sekitar, kondisi lingkungan dan bangunan-bangunan di masing-masing daerah yang dikunjungi, bukan nikmatnya sajian kuliner yang hinggap dileher kami, karena hampir pasti mata kami tidak sempat untuk menatap semua itu, yang ada dibenak kami adalah bagimana memaksimalkan perolehan data yang ditargetkan 80 hingga 90 %. Mengatur strategi dengan membagi diri kemasing-masing bagian dan seksi untuk melengkapi data yang belum terpenuhi oleh pengelola data yang ada di kab/kota

Sebenarnya cara pengumpulan data ini merupakan strategi baru dari sekian banyak cara yang telah ditempuh untuk menyikapi keterlambatan data untuk penerbitan profil tahunan kesehatan yang selalu terbit di akhir-akhir tahun. Jadi bisa dibayangkan profil kesehatan tahun 2008 dengan data tahun 2007 terbit dibulan 10 atau bahkan bulan 11 dan 12. Bagaimana arah kebijakan pembangunan kesehatan di Sulawesi Selatan bila kebijakan tersebut sudah berorientasi pada kebijakan yang didasarkan fakta atau data, sementara data-data yang dibutuhkan tersebut tidak up to date alias selalu terlambat

Harapan terbesar dari benak kami di Tim Pencari Fakta Dinas kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan yang terdiri dari ( Anto, Salim, M.Nur, Lili, Ismail, Nurmi, Anti dan Erna ) adalah semoga cara yang kami tempuh ini bisa menjadi solusi dari keterlambatan penerbitan Profil Kesehatan selama ini, sehingga keberhasilan penyelenggaraan pembangunan kesehatan yang dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan dengan menggunakan tolok ukur dan indikator pembangunan kesehatan baik di tingkat nasional maupun tingkat daerah merupakan tujuan utama dari sistem kesehatan itu sendiri. Berkenaan dengan hal tersebut, maka perlu dikembangkan suatu sistem informasi kesehatan secara nasional dan daerah yang terpadu dan mampu menghasilkan data/informasi yang akurat, tepat waktu dan lengkap,sehingga mampu menjadi bagian utama dari pengambilan keputusan.

Kabupaten Selayar menjadi kabupaten terakhir yang kami tuju dalam kegiatan ini, hal ini menjadi pertimbangan karena kabupaten ini memang terpisah dari daratan sulawesi Selatan, di tempuh dengan menggunakan fery penyeberangan dengan waktu 2 jam dari bulukumba, sebenarnya waktu tempuh dari makassar dengan kendaraan darat plus fery sampai Dermaga selayar, kemudian ke ibu kota kabupaten menghabiskan waktu 7 sampai 8 jam, itu kalau perjalanan lancar, dimana kapal penyeberangannya kebetulan 2 unit, terkadang fery yang ada cuma satu karena yang lainnya melayani penyeberangan ke Bau-Bau sampai ke Flores dan belum kembali, belum lagi kalau cuaca tidak bersahabat, bisa menambah lama perjalanan sampai 12 jam lamanya

Sepanjang perjalanan di atas fery baik saat datang dan pulang kami terlibat obrolan-obrolan hangat menghilangkan kepenatan 2 jam berlayar. Pembangunan Selayar yang perlahan dan pasti semakin maju, mulai pembangunan dermaga yang semakin luas dan kokoh, di selayar sekarang sementara pembangunan tangki minyak oleh pertamina dan saat ini telah ada 4 tangki dan menyusul 8 buah lagi hingga 12 buah, ditambah lagi pembangunan sarana perkantoran sebagai pendukung megahnya tangki minyak tersebut seperti kilang minyak saja rasanya.Kedepan selayar akan disinggahi kapal-kapal tengker pengangkut minyak dan mungkin lebih banyak lagi jenis kapal yang berlabuh dengan berbagai kepentingan termasuk pariwisata karena berbagai pulau-pulau kecil di selayar sangat indah karang-karang lautnya seperti halnya pulau Takabonerate yang sudah kesohor itu, cukup terkesima kami membaca papan reklame di tepi dermaga kota Benteng ”Kalau tidak ada Karang Bukan Selayar Namanya”

img0363aSesekali kapal kami berpapasan dengan kapal tengker yang melintas, kami menanyakan kepada salah satu ABK kapal kemana arah kapal tersebut, dan jawabannya, kapal tersebut arahnya ka Bau-Bau dan terus ke Wakatobi, jawaban tersebut langsung menarik perhatian kami ketika mendengar ke dua Pulau tersebut dan baru tahu bahwa ternyata pulau tersebut dekat dengan selayar dan melintas di perairan selayar. Wakatobi merupakan pulau yang sangat kesohor dengan pariwisata bawah lautnya, Bupatinya yang Doktor lulusan Amerika telah menyulap Wakatobi sebagai daerah Dollar dengan penghasilan daerah yang luar biasa, sementara Bau-Bau sudah menjadi dermaga wajib persinggahan kapal-kapal besar termasukl PELNI, ada harapan besar dalam benak kami, semoga Selayar segera menjadi Pulau yang menyamai bahkan melebihi kedua Pulau tersebut…….


2 Tanggapan

  1. punya profil kesehatan indonesia 2008 ga? bagi dunk…

  2. download aja di halaman blog ini…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: