PENGETAHUAN DAN TINDAKAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN JAMBAN KELUARGA

Masalah penyehatan lingkungan pemukiman khususnya pada pembuangan tinja merupakan salah satu dari berbagai masalah kesehatan yang perlu mendapatkan prioritas. Penyediaan sarana pembuangan tinja masyarakat terutama dalam pelaksanaannya tidaklah mudah, karena menyangkut peran serta masyarakat yang biasanya sangat erat kaitannya dengan prilaku, tingkat ekonomi, kebudayaan dan pendidikan.

          Pembuangan tinja perlu mendapat perhatian khusus karena merupakan  satu bahan buangan yang banyak mendatangkan masalah dalam bidang kesehatan dan sebagai media bibit penyakit, seperti diare, typhus, muntaber, disentri, cacingan dan gatal-gatal. Selain itu dapat menimbulkan pencemaran lingkungan pada sumber air dan bau busuk serta estetika.

          Jamban keluarga adalah suatu bangunan yang dipergunakan untuk membuang tinja atau kotoran manusia atau najis bagi suatu keluarga yang lazim disebut kakus atau WC. Syarat jamban yang sehat sesuai kaidah-kaidah kesehatan adalah sebagai berikut :

  1. Tidak memncemari sumber air minum
  2. Tidak berbau tinja dan tidak bebas  dijamah oleh serangga maupun tikus.
  3. Air seni, air bersih dan air penggelontor tidak mencemari tanah sekitar olehnya itu lantai sedikitnya berukuran 1 X 1 meter dan dibuat cukup landai, miring kearah lobang jongkok.
  4. Mudah dibersihkan dan aman penggunaannnya.
  5. Dilengkapi dengan dinding dan penutup
  6. Cukup penerangan dan sirkulasi udara.
  7. Luas ruangan yang cukup
  8. Tersedia air dan alat pembersih.

 

Pemanfaatan jamban keluarga sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan kebiasaan masyarakat. Tujuan program JAGA (jamban keluarga) yaitu tidak membuang tinja ditempat terbuka melaingkan membangun jamban untuk diri sendiri dan keluarga. Penggunaan jamban yang baik adalah kotoran yang masuk hendaknya disiram dengan air yang cukup, hal ini selalu dikerjakan sehabis buang tinja sehingga kotoran tidak tampak lagi. Secara periodic Bowl, leher angsa dan lantai jamban digunakan dan dipelihara dengan baik, sedangkan pada jamban cemplung lubang harus selalu ditutup jika jamban tidak digunakan lagi, agar tidak kemasukan benda-benda lain.

Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam menentukan jarak jamban dan sumber air bersih adalah sebagai berikut :

  1. Kondisi daerah, datar atau miring
  2. Tinggi rendahnya permukaan air
  3. Arah aliran air tanah
  4. Sifat, macam dan struktur tanah

 

Pemeliharaan jamban keluarga sehat yang baik adalah lantai jamban hendaknya selalu bersih dan tidak ada genangan air, bersihkan jamban secara teratur sehingga ruang  jamban selalu dalam keadaan bersih, didalam jamban tidak ada kotoran terlihat, tidak ada serangga(kecoa, lalat) dan tikus berkeliaran, tersedia alat pembersih dan bila ada kerusakan segera diperbaiki.

 

 

Makalah oleh Mutmainna, AMKL

(Disajikan pada seleksi Petugas Kesehatan Teladan Povinsi Sulsel 2009)

About these ads

9 Tanggapan

  1. Pak, saya mau tanya… syarat jamban sehat kan bapa tulis ada 8. untuk disebut jamban sehat harus terpenuhi 8 syarat itu semua? atau misalnya 6 dari 8 terpenuhi sudah dapat disebut jamban sehat?
    terima kasih pa..

  2. i like it!!!!!!

  3. Aq mau bikin proporal pengadaan jamban sehat dengan swadaya masyarakat, artikel di atas bisa kupakai sebagai latar belakang. Boleh dong kirim ke e-mail q lebih lanjut tentang pengadan jamban sehat. Tks

  4. saya mau buat proposal bakti sosial untuk Desa Marioriaja, Kec. Marioriwawo, Kab. Soppeng,,,,, boleh nda’ dikirimkan ke e-mile ku data penduduk di desa tersebut yang mempunyai jamban keluarga dan SPAL…
    Terimakasih sebelumnya…….!!!!

  5. Z sdang munyusn tgas akhr,bolh dong krim ke e_mail sy tntang jamban yg lbih lngkp lg untk z jdikn referensi aritike anda

  6. makasih untuk artikelnya.

  7. saya ingin mndapat informasi lg tntang jamban keluaga nie,,,
    mnrut klian brapa kira – kira jrak jamban dr rumah kita kerumah tetangga dan brapa jrak jamban dari sumur????

  8. saya ingin mndapat informasi lg tntang jamban keluaga nie,,,
    mnrut klian brapa kira – kira jrak jamban dr rumah kita kerumah tetangga dan brapa jrak jamban dari sumur????

    thanksssssssssssss

  9. masalah jamban di negara kita belum bisa terselesaikan, dan masih banyak khususnya di pedesaan yang kurangnya bantuan sarana jamban, kenapa karena belum meratanya pembangunan ke desa, sehingga mereka membutuhkan. tahun 2011 ini saya mengambil penelitian tentang jamban sehat, mohon sekiranya bapa bila mempunyai materi lengkap tentang jamban. mohon kirim ke alamat email saya. haturnuhun……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: