BIDAN MEMETAKAN MASALAH KESEHATAN

Seorang bidan desa (St.Aminah), mendapatkan penghargaan “Srikandi Award 2009, MDGs 4”; Sebelum menjalankan programnya, Siti Aminah membuat pemetaan masalah dengan metode ‘geo-medic mapping’, pemetaan masalah per RT (rukun tetangga) dengan menggunakan kader2 siaga di tiap RT dalam wilayah kerja puskesmas.

Sistemnya, tiap kader mendapat biaya http://www.facebook.com/l/91331;Rp.25.000,- per bulan untuk komunikasi ke puskesmas, para kader akan memberikan informasi terkait berbagai masalah kesehatan, diantaranya ibu melahirkan dengan risiko tinggi, ibu melahirkan dengan berat bayi di bawah dua kg, gizi buruk, ibu hamil tak mau ke puskesmas, hingga anak balita tak mau dibawa ke puskesmas.

Dengan adanya informasi yang masuk, baik lewat telepon maupun pesan singkat (SMS), status gizi dan kesehatan masyarakat bisa terpantau.

Hasilnya, ada peningkatan tinggi fundus ibu hamil, berat badan bayi terus naik, laporan bayi yang lahir di bawah 2 kg bisa ditangani (sekitar dua minggu kemudian bayi tsb berat badannya naik 3 kg).
Dari sistim informasi tsb bahwa persoalan dominan di daerah itu (wilayah kerja puskesmas Loa Janan, Kutai Kertanegara) adalah gizi buruk.

“Dengan geomedic mapping” sebaran masalah kesehatan bisa terlihat, analisis masalah menjadi lebih mudah dilakukan dan makin cepat diambil tindakan.
Sumber : Magister epidemiologi UNHAS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: