Pengelola SIK

SIK Dinkes Sulsel berada di bawah Sub Bagian Program Sekretariat Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan yang dikelola oleh orang ini :

Sekreariat Data dan Informasi :

Muh. Nur, SKM Sekretariat 08124156501
Nurmiyati Sekretariat 081241989156
Syahrir

 

 Agusyanti
Nurmiyati

Kelompok Kerja Datin pada Subag dan Seksi :

Rismaeni, SKM Seksi Puskesmas 0411-5791363 Promkes
Hj. St. Hadijah Seksi Bina UKBM 081355192204
Hj. St. Wahida Seksi Promosi & Kampanye Kes.
Drs. H. Ilham, M.Si Seksi JPKM
A. Ratna Ayuba, SKM Seksi Bina Kesehatan Matra 081342746446 P2PL
Erna wati, SKM Seksi P2P 0411-5792597
Muh. Iqbal, SKM Seksi Bina Pengamatan Penyakit 081342634342
Syamsuddin, SKM Seksi Bina Penyehatan Lingkungan 081355776853
Etty Haryanti, AMG Seksi Bina Kesehatan Ibu 08124225380 Kesga
Rahmaniar, SKM Seski Bina Kesehatan Anak 081342733223
Astati Madeamin, SKM M.Kes Seksi Gizi Masy dan Institusi
A. Rasdiana, SKM Seksi Usila
Hj. Jumrah, SKM Seksi Bina Yankes Swasta 081355706270 Yankes & Far
Nur Dahniar, SKM Seksi Bina Yankes Khusus 081355289308
Fitriani, SKM Seksi Bina Farmasi & Makanan 0811466471
St. Zaenab, SKM Seksi Bina Sarana Yankes Umum 081342531175
Nurhani, SKM, M.Kes Seksi Pengembangan Tenaga 08124297710 PTSTK
Anang Nur Imansyah, SE Seksi Registrasi Tekkes & Sarana
Elianur Arsuka, SKM, DESS Seksi Teknologi Kesehatan 081355531068
Karmuji, S.Sos Seksi Bina Profesi Kesehatan

Agusyanti, SKM Sekretariat 085234366187

Ernawati Parura, S.Kom Sekretariat 081342948621

15 Tanggapan

  1. Ini ada kiriman saya, mohon dibaca

    Dari :
    zmoerf2003@yahoo.com

    salam kenal…
    saya telah membangun SIK dibeberapa tempa khususnya di SUL-SEL namun belum satupun dari pembangunan SIK tersebut berjalan dengan maksimal alias dipergunakan untuk kebutuhan data. yang lucu.. apa yang di pergunakan dari perancangan SIK ??? hardware alias komputer PCnya sj namun isi yakni SIK itu sendiri cuman sebagai pajangan sj begitu pun dgn sistem2 informasi yang lain yang telah pernah di anggarkan.
    Nah menurut saya yang menjadi kendala dalam pembangunan sik ini adalah :
    1. kesadaran pengguna akan arti pentingnya SIK dalam pengumpulan data dan efesiensi waktu dalam mengelolah data.
    2. pada dasarnya pengguna hanya mau langsung melihat hasil dari SIK tersebut yakni output.. tanpa mau repot2 memutahirkan data dan mengalihkan data lama yang masi manual ke data elektrik pada sik.
    3. SDM itu yang perlu kita tingkakan

    Ada yang kenal, ybs ??
    Salam
    Limpo

  2. Sudar juga tidak tahu pak Syahrir………

    Saya mau menjawab pernyataan dari zmoerf2003@yahoo.com :

    SIK yang anda bangun di Sulsel, di mana ?
    Anda rekanan yang mana ?
    Yang anda maksud SIK yang mana ?

    Komponen SIK itu ada 3, yaitu : manajemen, organisasi, dan teknologi. Apakah anda membangun tiga2nya ? Mungkin anda hanya membangun teknologinya saja kan (yaitu aplikasi dan hardwarenya). IT yang anda bangun itu yang menjadi konsultannya siapa ? Apakah orang itu mengerti tentang kesehatan ?
    Kemungkinan bangunan anda itu gagal disebabkan karena :
    – Proyeknya BABE yang penting selesai.
    – Konsultannya tidak mengerti tentang kesehatan
    – Hasilnya ? sesuaikah kebutuhan organisasi ?
    – Pengoperasiannya, mudahkah bagi pengguna ?
    – Yang akan dimasukkan pada aplikasi itu apa?
    – Dll
    Tentang SIK nanti kita bahas di webblog berikutnya……………………

    Salam saya kepada ybs…………..

  3. Ajak Chatting aja di YM orang itu biar jelas maksudnya …

  4. Saya juga punya SIK lho Pak.,
    Suka Ikut Kamu
    hehehee
    Salam

  5. Ibu Shermina, kalau saya cermati sistem yang ibu kembangkan itu hasil copy paste dari sistem yang ada di Ngawi yah..? Sistem yang di develop dengan menggunakan Microsoft Access.. Memang, Ngawi berhasil melakukan branding Sistem Informasi Manajemen Puskesmasnya dengan baik. Tapi kita harus jujur, bahwa sistem yang ada di sana masih banyak kekurangan dan perlu di kembangkan.. Saya menyayangkan, dengan anggaran yang begitu besar mengapa kita hanya mampu menjiplak sistem yang sudah ada, seharusnya Dinas Kesehatan Propinsi Sulawesi Selatan mampu untuk membangun sistemnya sendiri tanpa harus bergantung dengan sistem kesehatan dari Ngawi. Beberapa kelemahan juga saya dapati dari sistem yang dari ngawi. Pertama, sistemnya kurang begitu bagus jika diakses melalui jaringan, karena kurang begitu bagus jika diakses melalui jaringan maka banyak pengguna Microsoft Access menggunakan solusi system manajemen basis data yang bersifat klien / server. Artinya sistem ini tidak handal untuk multy user. Kedua, sangat rawan dan tidak stabil, saya yakin dalam jangka waktu 6 bulan pasti terjadi syntac error terhadap sistem databasenya apalagi klo data yang diproses telah mencapai jutaan atau dalam ukuran yang besar. Ketiga, lemah dalam sistem security. Kelemahan-kelemahan pada Microsoft Access itu juga diamini oleh banyak pemerhati IT. Mungkin ibu bisa mempertimbangkan untuk mengembangkan sistem yang lebih setabil dan bisa di update sesuai dengan perkembangan jaman dan perangkat. Bahkan ibu bisa mengembangkan sistem berbasis perangkat mobile. Dan itu sangat memungkinkan. Sehingga pelayanan informasi akan berjalan baik, demi mewujudkan Good Governance. Saat ini saya sedang mendapat tugas dari bapak Gubernur untuk melakukan pencitraan, salah satu yang akan saya survei adalah Program Kesehatan. Semoga kita dapat bekerja sama demi mewujudkan Sulawesi Selatan yang lebih baik. Semoga Dinas Kesehatan sukses dalam mengembangkan Rekam Medisnya.. Terima Kasih.

  6. Apakah pilot project SIK dan SIMPUS di kota Palopo dan Kabupaten Bantaeng berfungsi dengan lancar?? Mungkin dalam waktu dekat kami akan melakukan kunjungan ke kedua daerah tersebut, hal ini berkaitan dengan rencana pergelaran Talk Show Bapak SYL di TV Nasional. Alhamdulillah kita telah mendapat pujian dan penghargaan pada program Kesehatan Gratis. Mungkin rekam medis yang dikembangkan oleh DInas Kesehatan Propinsi Sulawesi Selatan juga perlu di branding.

  7. bu shermina apa SIK itu sudah bisa dilaksanakan di rsud belopa, soalnya mamfaatnya banyak… Sy alumni uvri klas palopo,.

  8. OK nie senior, webblognya Data dan Informasi Kesehatan Dinas Kesehatan Propinsi Sulawesi Selatan

  9. Di Kab. Bone telah ada 2 program SIK yang telah dikembangkan yaitu 1 program yang menggunakan D Base dan program Microsoft Access yang diambil langsung dari Ngaw. yang terakhir ini lumayan bagus, cuma kelanjuta program ini mandeq gara-gara kurang support. Klau kami sarankan, di bone sebaiknya melanjutkan program Microsoft Access dan melatih tenaga puskesmas yang ada, soalnya dasarnya sudah ada tinggal melanjutkan dan memperbaiki program yang telah ada di tiap puskesmas

  10. Assalamu ‘AlaikuM

    Maaf Yah….Saya cuma mau memberi saran kalau SDM yang ada di Sulsel secara umum tidak kalah dengan SDM yang ada di jawa, umumnya di kabupaten Ngawi…

    Mengadopsi sistem yang ada bisa saja……. tapi kalau untuk pengembangan lebih baik membentuk TIM yang bersumber dari manusia2 yang punya perhatian/keseriusan dengan kondisi sistem informasi kesehatan (SIK) yang tidak mengutamakan kepentingan duit ataupun popularitas semata.

    Untuk melakukan perancangan/pengembangan sistem baru perlu kajian yang sistematis dengan dukungan teori2 tertentu. …..Maaf ini cm saran….Soalx kasihan duit sudah banyak dikeluarkan untuk membiayai proses pembuatannya..Tapi toh sistem tidak berjalan sesuai yang diharapkan …

    Itu aj dh dulu…….masukan dari saya….

    Dari Erwin Makassar

  11. Assalamu’alaikum

    N\umpang saran …

    Tinjauan dari segi IT :

    Penggunaan teknologi Informasi dan cara implementasi ( Algoritma dan Model database ) yang tepat merupakan solusi yang dapat menjawab permasalahan DINKES. Aplikasi yang dikembangkan harus sanggup mengimbangi perubahan requirement secara cepat dan tepat, disinilah peran penting algoritma dari model database yang dibangun. Parametric Model Algorithm merupakan salah satu cara dalam untuk mengatasi perubahan requirement tsb. Algoritma ini akan selaras dengan work flow dari sistem yang dikembangkan,sehingga pihak problem domain (DINKES setempat) akan merasa sangat terbantu. Bahasa pemrograman sudah tidak menjadi masalah kalau menggunakan algoritma ini.

    Sepengalaman saya dari mulai compiler jaman dulu sampai .NET atau Java plug-in dengan algoritma ini selama hampir 17 tahun.

    Mudah-mudahan komentar ini ada manfaatnya, bagi pengembangan sistem informasi DINKES di Sulawesi Selatan.

    Wassalam, wr wb

    Dari didit Bandung

  12. Asss.Wr.Wb…….. hello yang ikut nyoret diatas atas nama DG.LIMPO.mungkin saya bisa kasi tahu sedikit tentang kepengurusan SIK tersebut bahwa itu dibuat hanya untuk kelengkapan data pelamar nantinya,?? hanya untuk was-was sapa tahu ada jasa palsu.palsu sih palsu yang penting 3B : benar,induknya/idnya,benar namanya dan benar institusinya. dan lainnya hanya untuk mengikuiti aturan perundang-undangan saja,heheheheh!!!!!

  13. Mungkin bisa jadi salah satu referensi jika ingin mengimplementasikan SIMPUS / SIM RS. Kami terbuka untuk diskusi dan kerjasama lebih lanjut. SIMPUS/SIMRS berbasis web dan opensource sehingga sangat support untuk multi user, multi platform, dan tentu mudah implementasinya.

    Terima kasih

  14. assalamu alaikum.
    sebaiknya tiap program itu di lampirkan pplanning nya kedepan. ini penting untuk referensi mahasiswa khususnya jurusan AKK. terimakasih.

  15. harap men update data kesehatan tiap triwulan perkabupaten

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: